
Catatan Kuliah
Google Search
Login Form
| Upaya Penelitian Merpati Putih |
|
|
|
| Written by sarwono | ||||||
| Saturday, 04 April 2009 06:31 | ||||||
|
Tahun 1973 Kerjasama dengan Litbang Akabri Udara dan Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Penelitian mengenai Perbandingan Latihan Metode Merpati Putih dengan Metode Aerobics DR. Cooper terhadap Kesegaran Jasmani. Obyek Penelitian : Cara Penilaian Kesimpulan 1. Kelompok taruna yang dilatih dengan metode Merpati. Putih yang latihan aerobic-nya kurang, berhasil menyamai kelompok Taruna dengan Metode Aerobics DR. Cooper. 2. Waktu untuk berlari menempuh jarak 1600 meter serta Timed Vital Capacity antara kedua kelompok tidak ada perbedaan. 3. Dari  peengamatan yang telah dilakukan ini dapat diduga bahwa metode latihan Merpati Putih tidak inenimbulkan suatu kelainan yang bersifat merugikan / mengganggu kesehatan.  4. Kelebihan dari metode Merpati Putih dapat inenarnbah keinampuan Penelitian ini dipimpin oleh Prof. DR. Achmad Muhammad dari Fakul-tas Kedokteran Universitas Gajah Mada Jogyakarta.  Tahun 1983 Kerjasama dengan Pusat Jasmani Militer Komando Pengembangan Pendidikan dan Latihan TNI AD. Penelitian tentang Latihan Pernafasan Merpati Putih untuk mendapatkan daya tahan, menghimpun serta penyaluran tenaga. Obyek Penelitian : Cara Penilaian Kesimpulan 1. Latihan Pernafasan Merpati Putih perlu disebarluaskan dilingkungan TNI AD khususnya dan ABRI pada umumnya. 2. Program latihan pernafasan sangat ekonomis, efisien dan efektif karena tidak menuntut sarana, prasarana, waktu  dan biaya yang mahal. Tahun 1984 Bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum Pusat Pertamina Jakarta. Penelitian tentang Manfaat latihan Merpati Putih untuk meninggikan kesiagaan Fisik Mental. Obyek Penelitian Cara Penilaian - Kemampuan Aerobics dinilai dari bilangan nadi,  sesudah nara coba inelakukan kerja selama 6 menit dengan beban 100 W (wanita) dan 125 W (Pria) dengan mendayung ergometer Sepeda Listrik (Eleina Schonander) . - Kekuatan statik otot, dengan mengukur kuat genggam tangan kanan dan kin pada Dinamometer Genggam TTK. - Daya pernafasan, dengan mengukur kekuatan otot pernafasan - Daya Konsentrasi dan reaksi (Psikofisiologis) dengan 3 jenis, yaitu Kesimpulan 1. Semua fungsi fisiologis dan psikologis kecuali waktu reaksi dan frekuensi kedip kritik, inenunjukkan kenaikkan (perbaikan). 2. Hal yang ditonjolkan sebagai suatu ciri khas latihan Merpati Putih,  ialah latihan-latihan kerutan otot secara isometrik, yang di harapkan akan menaikkan kekuatan otot. Agaknya dapat dibuktikan dari perbaikaan MBC (kemampuan bernafas Maksimum), VC (Kapasitas Vital) dan FEV (Penghernbusan nafas paksa dalam 1 detik), disamping penambahan kekuatan genggam tangan. Tahun 1985 Bekerjasa sama dengan Batalyon Infantri 203/Arya Kamuning. Obyek Penelitian Kesimpulan 1. Kemampuan kesegaran jasmani meningkat 2. Kemampuan ketrampilan perorangan ikut meningkat,  terbukti Prestasi Yon If. 203 dalam lomba serangan batalyon Seluruh Indonesia (1985) berhasil keluar sebagai juara Pertaina dengan mencatat waktu lebih cepat dari yang ditetapkan. Tahun 1987 Bekerjasama dengan Yayasan Jantung Sehat dan Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta. Penelitian dipimpin oleh Dr. Dede Kuswara Obyek Penelitian Nara Coba diminta untuk mengadakan latihan Merpati Putih selama 60 (enampuluh) menit, kemudian diteliti tingkat kesegaran jasmani dan pemulihan kembali pada kondisi fisik semula. Kesimpulan Tahun 1990 - Sekarang Bekerjasaina dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan ISTN Jakarta. Sampai saat mi masih diteliti tentang Explosive Power. Â
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.20
3.20 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
||||||
| Last Updated on Sunday, 26 April 2009 15:15 |







