|
Written by sarwono
|
|
Saturday, 04 April 2009 01:48 |
|
Padepokan Merpati Putih Padepokan Merpati Putih bertempat di Parangkusumo, Yogyakarta yang pada awalanya sekitar tahun 1995 di Bank BDE Pakem, Ketua Cabang Yogyakarta merencanakan untuk membangun sebuah pagupon (padepokan) Merpati Putih Pengda Yogyakarta yang berkali-kali gagal untuk memperoleh lahan, baik dengan cara beli, sewa maupun pinjaman dari kas desa.            Dalam sebuah kesempatan yang jarang dimiliki, Pengda mengajukan permohonan Magersari (hak memiliki lahan) kepada Keraton Yogyakarta, agar bisa menggunakan tanah keraton di Parangkusumo seluas 230 mÂÂÂÂÂÂÂÂ2, ternyata dikabulkan oleh pihak Keraton Yogyakarta. Kelegaan dirasakan oleh semua anggota Pengda Yogyakarta, bukan hanya karena telah mendapatkan lahan tetapi juga masih dipercayanya manfaat keberadaan Merpati Putih dengan segala kegiatannya, baik oleh Keraton Yogyakarta, maupun masyarakat Parangkusumo, serta manfaat keberadaan bangunan yang nantinya dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh Merpati Putih namun masyarakat sekitar bisa menggunakannya untuk kegiatan masyarakat.            Peletakan batu pertama diawali oleh Bapak Eddy M. Nalapraya, Ketua Umum IPSI, Mas Poeng dan Mas Budi (alm.), serta Mas Totok Ketua Umum Merpati Putih saat itu, dia acara tradisi bulan April 2000. Dengan bantuan rancang bangun oleh Yohanes Pekik, seorang arsitek muda yang saat itu tingkat Balik II, dibantu perhitungan kontruksinya oleh Mas Edhie Wibowo (Khusus III) sekaligus penanggung jawab pembangunan.
|
|
Last Updated on Tuesday, 07 April 2009 07:42 |