
Catatan Kuliah
Google Search
Login Form
| Bentuk dan Arti Lambang |
|
|
|
| Written by sarwono | ||||||
| Saturday, 04 April 2009 01:12 | ||||||
|
Bentuk dan Arti Lambang Merpati Putih
Arti dari Merpati Putih itu sendiri merupakan singkatan dari bahasa Jawa dan sekaligus ungkapan filosofis perguruan, yakni “MERSUDI PATITISING TINDAK PUSAKANE TITISING HENING” (Nggoleki urip sing bener lan pener kanthi adhedhasar tindak patrap kapercayaan lan kaimanan) yang berarti : MENCARI SAMPAI DAPAT TINDAKAN YANG BENAR DALAM KETENANGAN (Mencari hidup yang benar dan tepat berdasarkan perbuatan yang sejalan dengan kepercayaan dan keimanan). Ungkapan filosofis Perguruan ini merupakan doktrin perguruan. Sedangkan lambang Burung Merpati yang berwarna putih melambangkan perdamaian dan kesempurnaan.
![]()
Bentuk Perisai Persegi Lima : Melukiskan Dasar Negara Republik Indonesia yaitu Pancasila. Bentuk Telapak Tangan : Melukiskan semangat perjuangan, semangat kepahlawanan, semangat pembangunan, serta semangat gotong royong yang semua dapat diartikan dengan jiwa yang teguh, berjuang dengan gagah berani untuk mencapai tujuan yang suci. Merpati Putih cinta akan perdamaian dan berjiwa peri kemanusiaan yang adil dan beradab. Tulisan Merpati Putih dengan warna putih di atas pita merah : Melukiskan keberanian atas dasar kesucian. Tulisan warna Merah 'BETAKO ' yang di ambil dari "Beladiri Tangan Kosong". Gambar pita merah bertuliskan "Merpati Putih" dengan warna putih yang merupakan singkatan dari "Mersudi Patitising Tindak Pusakane Titising Hening", yang berarti : Dalam bahasa Indonesia artinya kurang lebih : "Mencari sampai mendapatkan suatu titisan kedamaian lahir batin, akan segala tindakan yang terpuji, untuk bekal atau pusaka ketentraman hidup di dunia sebagai insan suci ciptaan Tuhan Yang Maha Esa". Secara singkat dapat diartikan : "Mencari sampai mendapat tindakan yang benar dengan ketenangan." Pengertian Hening menunjukkan suatu sikap atau tindakan yang sudah dapat memadukan, menyatukan antara cipta, rasa dan karsa. Pada tahap atau keadaaan Hening ini, watak/perilaku sudah tidak menghiraukan lagi apa yang dirasakan serta dihayati oleh panca indera (dalam pengertian gejala-gejala), kecuali merasakan tekad/kehendaknya saja yang didasarkan atas tindakan spiritual-religius yang mendalam. Keadaan alam Hening, merupakan alam kehalusan yang tiada batas tepinya. Pada tataran ini seseorang dapat dikatakan telah mampu bersikap pasrah atau nrimo dalam arti positif, yaitu telah mampu mengendalikan diri pribadinya sebagai insan ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Selain itu Merpati Putih juga mempunyai motto : "Sumbangsihku tak berharga, namun Keikhlasanku nyata" yang dapat diartikan bahwa pengorbanan yang dilakukan dengan keikhlasan maka akan bermakna.
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.20
3.20 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
||||||
| Last Updated on Tuesday, 07 April 2009 07:38 |








