Newsflash

Catatan Kuliah
Google Ads
Google Search
Login Form
| Komponen Penting Java |
|
|
|
| Written by Sarwono | ||||||
| Thursday, 30 April 2009 02:06 | ||||||
|
Komponen-komponen yang penting di dalam Pemrograman Java anatara lain : a. Java Virtual Machine (JVM) JVM adalah sebuah mesin imajiner (maya) yang bekerja dengan menyerupai aplikasi pada sebuah mesin nyata. JVM menyediakan spesifikasi hardware dan platform dimana kompilasi kode java terjadi. Spesifikasi inilah yang membuat aplikasi berbasis java menjadi bebas dari platform manapun karena proses kompilasi diselesaikan oleh JVM. Aplikasi program java diciptakan dengan file teks berekstensi java. Program ini dikompilasi menghasilkan berkas bytecode berekstensi class Bytecodes adalah serangkaian instruksi serupa instruksi kode mesin. Perbedaannya adalah kode mesin harus dijalankan pada system computer dimana kompilasi ditunjukan , sementara bytecode berjalan pada java interpreter yang tersedia di semua platform system computer dan system operasi. b. Garbage Collection Banyak bahasa pemrograman lain yang mengijinkan seorang programmer mengalokasikan memori pada saat dijalankan. Namun, setelah menggunakan alokasi memori tersebut, harus terdapat cara untuk menempatkan kembali blok memori tersebut supaya program lain dapat menggunakannya. Program java melakukan garbage collection yang berarti program tidak perlu menghapus sendiri objek-objek yang tidak digunakan lagi. Fasilitas ini mengurangi beban pengelolaan memori oleh programmer dan mengurangi atau mengeliminasi sumber kesalahan terbesar yang terdapat pada bahasa yang memungkinkan alokasi dinamis. c. Code Security Code security terimplementasi pada java melalui penggunaan Java Runtime Environment (JRE). Java menggunakan model pengamana 3 lapis untuk melindungi system dan untrusted java code. 1) Pertama, class-loader menangani pemuatan kelas java ke runtime interpreter. Proses ini menyediakan pengamanan dengan memisahkan kelas-kelas yang berasal dari loal disk dengan kelas-kelas yang diambil dari jaringan. 2) Kedua, bytecode verifier membaca bytecode sebelum dijalankan danmenjamin bytecode memenuhi aturan-aturan dasar bahasa Java. 3) Ketiga, manajemen keamanan menangani keamanan tingkat aplikasi dengan mengendalikan apakah program berhak mengakses sumber daya seperti aplikasi dengan mengendalikan apakah program berhak mengakses sumber daya seperti system file, port jaringan, proses eksternal dan system windowing. Setelah seluruh proses tersebut selesai dijalankan, barulah kode program dieksekusi.
Sumber : Modul Praktikum
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.20
3.20 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
||||||
| Last Updated on Saturday, 02 May 2009 06:21 |







